Apa itu hoax?
Sumber Foto: humas.bantenprov.go.id

Apa Itu Hoax? Yuk Simak Pengertian dan Ciri-Ciri Hoax

Halo sobat IDNPintar, Maraknya beredar berita hoax dan dalam lima tahun terakhir kata hoax ini menjadi cukup trending di berbagai media sosial. Hoax sendiri di baca hoks, apalagi tingkat kenaikannya tidak dapat di kontrol lagi di masa pandemic Covid-19 yang melanda Negara Indonesia sampai saat ini. Sebelumnya mari kita lihat apa itu hoax?

Apa Itu Hoax?

Sering tanpa kita sadari bahwa dalam perharinya kita selalu menggunakan sosial media. Kegiatan berselancar di dunia maya pun menjadi suatu hal yang rutinitas bagi kebanyakan kalangan muda, tua sampai anak-anak.

Padahal sebenarnya saat kita mencoba menelusuri gerbang dunia maya, tentu hal yang mesti kita tanamankan terlebih dahulu bahwa tidak semua hal yang kita baca di internet itu benar.

Secara sederhananya, ada begitu banyak informasi yang beredar atau berita palsu yang di kenal kita dengan kata hoax ini. Mereka yang menyebarkan kebanyakan belum mengetahui secara jelas kebenarannya.

Hoax sendiri berasal dari Bahasa Inggris, jika di lihat di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KKBI). Hoaks atau hoax ialah berita bohong atau berita tidak bersumber.

Dalam pemakaian istilah konteks jurnalistik pun berita bohong ini sering dikatakan berita buatan atau berita palsu (Fabricated News/Fake News). Sifat informasi sendiri padahal bermakna sebagai kumpulan dari beberapa data yang bersifat fakta.

Salah satu survey yang di lakukan mastel (2019) dari 1.116 responden sebagai penerima hoax lebih dari satu kali dalam perharinya ada sebanyak 14,7%, lalu 34,6% penerima hoax setiap hari dan sebanyak 23,5% menerima hoax selama seminggu sekali serta sebanyak 18,2% menerima hoax sebulan sekali.

Dari sanalah sebagai penguna yang bijak dalam bermedia sosial ada baik menyebarkan informasi sebelum tahu sumber faktanya.

Selanjutnya sobat IDNPintar akan membahas media penyebaran hoax, ciri-ciri berita hoax yang harus di waspadai, jenis hoax di era digital, dampak negatif akibat hoax dan cara melaporkan berita hoax.

Media Penyebaran Hoax

Bagaimana sobat sudah cukup paham apa itu hoax? Awal dari media penyebaran hoax yang ada di internet yang sempat diketahui ialah via email. Biasanya sejumlah oknum yang tidak bertanggung jawab yang menyebarkan hoax bertujuan untuk membuat kepanikan dan ketakutan massal.

Baca Juga :   Apa Itu Instagram Reels? Fitur Baru Pesaing Tiktok?

Nah untuk media penyebaran hoax via emal ini terdiri dari peringatan akan sebuah klaim palsu. Sekarang perkembangan teknologi dan informasi sedang berada pada puncaknya terutama melalui gadget dan media sosial dan bahkan lebih berbahaya dari yang kita bayangkan.

Dari sana sobat harus berhati-hati dan pandai dalam menyeleksi setiap informasi yang di dapat dan jangan mudah termakan tipuan hoax bahkan kita bisa ikut menyebarkan informasi palsu tanpa di sadari dan akan merugikan pihak korban fitnah.

Lalu bagaimana cara agar kita tidak mudah terhasut berita palsu? Mari simak penjelasan Ketua Masyarakat Indonesia Anti Hoax yakni Bapak Septiaji Eko Nugroho terkait cara mengidentifikasi mana itu berita hoax atau berita berdasarkan fakta.

5 Langkah Mengidentifikasi Berita Hoax dan Berita Asli

Ini beberapa langkah sederhana bagi kita yang sudah cukup jelas mengenai apa itu hoax agar bisa membedakan mana informasi mengandung hoax dan mana yang bersifat fakta agar tidak mudah tertipu.

  1. Hati-hati dengan Judul Provokatif

Berita palsu pertama pasti di cirikan dengan menggunakan judul yang sensasional dan provokatif. Isinya pun memang di ambil dari berita media resminya tapi setelahnya akan di ubah-ubah yang bertujuan menimbulkan persepsi sesuai yang di kehendaki dari pembuat berita hoax.

Ada baiknya agar si pembaca berita dengan judul yang mengandung provokatif untuk mencari referensi berita yang serupa dari situs online resminya. Kemudian bandingkan isinya, apakah sama atau malah berubah secara signifikan? Dari sana setidaknya anda ialah pembaca yang bisa merangkum kesimpulan yang lebih jelas.

  1. Cermati Seksama Alamat Situs

Apabila informasi yang di dapat dari website atau dicantumkannya link, maka cermatilah alamat URL situs tersebut. Terlihat jika berasal dari situs yang belum terverifikasi sebagai institusi pers resmi seperti menggunakan  domain blog. Maka bisa di bilang bahwa informasi tersebut meragukan. Dari catatan Dewa Pers di Indonesia sendiri ada sekitar 43.000 situs yang mengklaim sebagai portal berita. Dari jumlah itu baru ada 300 situs berita resmi yang terverifikasi.

Artinya sobat tidak hanya sebatas mengetahui apa itu hoax saja? Namun harus –bebenar-benar paham mengenai langkah yang harus di waspadai mengenai hoax.

  1. Periksa Fakta

Ini cukup penting yang harus di perhatikan yakni dari mana informasi yang sobat dapatkan dan siapakah sumbernya? Apakah memang dari institusi resmi seperti KPK atau Polri. Sebaiknya jangan mudah percaya apabila informasi itu dattang dari tokoh politik atau pengamat serta pegiat ormas.

Apalagi hanya di dapat dari satu sumber saja, artinya sebagai pembaca anda tidak mendapatkan gambaran umur yang utuh. Dan pahami jug perbedaan antara berita yang berdasarkan fakta dan opini.

  1. Cek Keaslian Foto

Kemajuan teknologi digital benar-benar mempermudahkan segalanya, ternyata tidak hanya konten teks saja yang dapat di manipulasi. Melainkan konten berupa video atau foto ada kalanya si pembuat hoax mengedikt foto atau pun video tersebut untuk berniat memprovokasi pembaca.

  1. Ikut Serta Grup Diskusi Anti-Hoax

Terakhir turut andil berpartisipasi dalam mengikuti sebuah diskusi yang tersedia di media sosial. Seperti Facebook serta Instagram karena ada banyak fanpafe dan grup diskusi anti hoax. Misalnya forum anti fitnah, hasut, hoax (FAFHH), fanpage Indonesian Hoaxs, Fanpage & group Indonesian Hoaxs Buster dan grup sekoci.

Baca Juga :   Apa Itu Wifi? | Pengertian dan Cara Kerjanya

Dan bahkan saat ini lagi gencar-gencarnya di adakanya kegiatan Gerakan Literasi Digital yang mendukung dan menyebarkan konten positif di media sosial untuk mencapai tujuan yang telah di rumuskan Kemenkominfo dalam peta jalan Literasi Digital 2021-2014.

Disana ada berbagai kegiatan serta informasi bermanfaat yang sobat dapatkan terutama memang ada  kelas khusus mengupas hoaxs. Lebih dari mengenal apa itu hoax saja jika sudah bergabung. Langsung saja kunjungi sosial media instagram @siberkreasi.

Jenis-Jenis Hoax

  1. Hoax Virus

Jenis hoax ini berkembang oleh para hacker dan melalui email atau aplikasi chatting. Isinya pun berisi tentang adanya virus berbahaya pada komputer atau smartphone sobat yang sebenarnya tidak terinfeksi virus atau dalam kendaan baik-baik saja.

  1. Hoax Kiriman Pesan Berantai

Ini terjadi di aplikasi chatting whatsApp, kita pasti sering mendapatkan pesan yang mengajurkan untuk meneruskan pesan tersebut ke teman lain dengan berbagai alasa. Isinya bisa berupa klaim hadiah tertentu atau mengalami kenjadian buruk bagi yang tidak menyebarkan.

  1. Hoax Urban Legend

Banyak masyarakat yang gemar membaca hoax terkait cerita urvan legend seram mengenai tempat, benda atau aktivitas tertentu. isisnya menghimbau netizen untuk tidak membeli, mengunjungi atau melalukan hal yang di anggap mistis.

Alhasil beimbas negatif pada objek berita seperti mulai di jauhi smapai pada menurunnya nilai ekonomis. Jenis hoaxnya hampir mirip dengan black campaign.

  1. Hoax dapat Hadiah Gratis

Kalau hoax jenis ini berdali modus layaknya penipuan online. Oknum akan mengirimkan pesan broadcast yang isinya pengumuman pemenang hadiah yang mewah. Memang tak begitu banyak yang mengalami kerugian material tapi bisa tertipu dengan mengisi survei internet untuk iklan.

Paham dengan makna apa itu hoax, tapi juga harus tahu dampaknya bagi kita sendiri dan orang lain? Ruginya pun  terletak pada data korban karena tidak sengaja memakai email kantor atau pun pribadi untuk data diri. Jika terjadi maka email iklan tersebut akan mengalir deras dan sulit di hentikan.

  1. Hoax tentang Kisah Sedih

Lanjut hoax yang berisi kabar dari seseoarang yang mengalami sakit dan segera membutuhkan dana untuk biaya berobat. Dan biasanya gambar yang di dapat dari Google untuk menarik simpati serta di tambahkan nomor rekening. Tak banyak yang tertipus ribuhan bahkan ratusan jutanya.

  1. Hoax Pencemaran Nama

jenis ini bisa sangat berbahaya karena penyebaran informasi palsu ke dunia maya maka nama baik korban akan merasa di rugikan dari nama baik.

Baca Juga :   Apa Itu Instagram Reels? Fitur Baru Pesaing Tiktok?

Dampak Negatif Akibat Hoax

  1. Buang-Buang Waktu dan Uang

Dari hasil perhitungan pada situs cmsconnect.com yang ditemukan kerugian berita hoax ini cukup tinggi baik secara individu ataupun kantor tempat bekerja. Hal ini berakibatkan pada produktivitas yang menurun efek mengejutkan dari hoax.

Bagi perusahan bisa mencapai Rp 10 juta per tahunnya sedangkan bagi individunay bisa mencapai Rp 200.000/tahunnnya. Hal itu bisa terjadi apabila setiap pekerja menyisihkan waktu 10 detik perhari untuk membaca email atau pesan hoax yang tersebar.

  1. Pengalihan Isu

Maksudnya disini para siber akan sangat lancar menjalankan aksi ilegal mereka. Para siber ini sering menginformasikan berita hoax terkait kerentanan sistem layanan internet terutama Google dan Gmail.

Selanjutnya mereka menyertakan tautan tertentu untuk disarankan anda klik agar terhindar dari kerentanan tersebut. Justru itulah virus yang bisa membajak Gmail kita.

  1. Penipuan Publik

Tidak hanya sebatas mengerti apa itu hoax saja? Tapi dampaknya bagi publik, karena jenis hoax itu biasanya di buat untuk menarik simpati dan uang. Nah yang cukup ramai di perbincangkan belum lama ini mengenai pesan dibukanya pendaftaran CPNS nasional lewat WhatApps. Setelah cukup ramai barulah pemerintah membuat klarifikasi bila pihaknya belum membuka pendaftaran CPNS.

  1. Pemicu Kepanikan Publik

Dampak ini biasanya berisi berita bencana alam dan lain sebagainya untuk menyebarkan hoax. Dengan tujuan utama agar para publik panik. Langkah awalnya pun media massa atau media online yang terpercaya akan mengklarifikasi bahwa kabar tersebut hanya sebatas hoax belakang.

Cara Melaporkan Berita Hoax

  • Medsos Facebook yakni terdapatnay fitur report status dan kategorikan informasi hoax sebagai hatespeech atau harrsment/rude/threatenung serta kategori yang lain dan sesuai.
  • Pada Google ada bisa menggunakan fitur feedback untuk melaporkan situs hasil pencarian bila bersifat hoax.
  • Twitter adanya fitur report tweet untuk melaporkan twit yang negatif dan begitu juga pada instagram.
  • Pengguna layanan internet jika ingin melaporkan konten yang berbau negatig bisa langsung ke Kementerian Komunikasi dan Informatika dengan mengirimkan email ke aduankonten@mail,kominfo.go.id.

Jadi bagaimana sobat IDNPintar, apakah sudah dirasa paham terkait apa itu hoax? Kemudian jika di rasa artikel di atas bermanfaat dan membantu anda. Anda baiknya menyebarkan kebaikan demi solusi bagi yang lain. Serta kami juga mengharapkan kritik dan saran yang membangun demi perbaikan kedepannya. Kurasa cukup sekian dan ucapkan terimah kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *